CARA
PENGOBATAN LEUKIMIA DAN MENGETAHUI PENYEBAB SERTA GEJALANYA
nama : ripki nuralam
nim : c1aa18096
nama : ripki nuralam
nim : c1aa18096
PENGERTIAN
Leukemia merupakan
penyakit keganasan sel darah yang berasal dari sumsum tulang, ditandai oleh
proliferasi sel-sel darah putih dengan manifestasi adanya sel-sel abnormal
dalam darah tepi (permono, & ugrasena, 2012). Leukemia limfoblastik akut
(lla) adalah penyakit keganasan sel darah yang berasal dari sumsum tulang. Pada
lla terjadi ketidakmatangan limfosit atau sel yang memproduksi limfosit b
maupun limfosit t. Pada penyakit ini terjadi gangguan dalam pengaturan sel
lekosit, yang menyebabkan lekosit dalam darah akan berproliferasi secara tidak
teratur dan tidak terkendali sehingga mengakibatkan fungsi lekosit menjadi
tidak normal, bahkan dapat menimbulkan dampak yang buruk bagi tubuh karena sel
leukemia berinfiltrasi ke dalam organ tubuh. Posisi sel-sel normal pada sumsum
tulang akan diambil alih oleh sel-sel leukemia yang akan menyebar pada berbagai
bagian ekstramedular, sehingga akan menimbulkan gejala klinis. (permono, &
ugrasena, 2012; lanzkowsky, 2011).
FAKTOR
PENYEBAB
1. Kelainan Kromosom,
2. Paparan Polusi
3. Paparan Radiasi
4. Merokok
5. Obesitas, Dll
FAKTOR
GEJALA
Nyeri pada sendi-sendi,
perut yang membesar, suhu badan yang sering meningkat dan tidak turun dalam
jangka waktu yang cukup lama, terlihat lemas dan capek serta tidak bertenaga
dan juga kadar hemoglobin yang rendah
CARA
PENGOBATAN
Kemoterapi merupakan
salah satu metode pengobatan yang sering digunakan pada penderita leukemia
limfoblastik akut (lla) untuk membunuh sel neoplasma. Dilain pihak kemoterapi
tidak hanya membuhuh sel-sel leukemia tetapi juga menyerang sel-sel normal.
Salah satu contoh efek samping kemoterapi yaitu kerusakan sel mukosa saluran
cerna yang menyebabkan diare. Hal ini dapat mengakibatkan terjadinya dehidrasi,
hipokalemia dan asidosis yang tidak jarang berakhir dengan syok dan kematian
REFERENSI
1. Indra,
Y,M. 2017. Pengaruh metotreksat terhadap kadar serum glutamic pyruvic
transaminase (sgpt) dan serum glutamic oxaloacetic transaminase (sgot) pada
anak leukemia limfoblastik akut risiko tinggi fase konsolidasi. Jurnal universitas sebelas maret surakarta.
2. Komang,
t,d. Luh, k,p,a,s. 2016. Gambaran strategi coping anak dengan leukemia
limfoblastik akut dalam menjalani terapi pengobatan, Jurnal Psikologi Udayana, Volume 3
3. Gregorius,
f,a. Jeanette, i,ch,manoppo. Max, fj, mantik. 2015. Gambaran Klinis Diare pada
Pasien Anak Leukemia Limfoblastik Akut dengan Kemoterapi, jurnal Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado.
4. W Zeijlemaker1
, A Kelder1
, YJM Oussoren-Brockhoff1
, WJ Scholten1
, AN Snel1
, D Veldhuizen1
, J Cloos1,2, GJ Ossenkoppele1 and
GJ Schuurhuis 2015
Julie Russier, Veronica Leon, Marco Orecchioni, Eri Hirata, Patrizia Virdis, Claudio Fozza,
Francesco Sgarrella, Gianaurelio Cuniberti, Maurizio Prato, Ester Vazquez, Alberto Bianco, and Lucia G. Delogu, 2017