Senin, 13 Mei 2019

Cara pengobatan leukimia dan mengetahui penyebab serta gejalanya


CARA PENGOBATAN LEUKIMIA DAN MENGETAHUI PENYEBAB SERTA GEJALANYA

nama : ripki nuralam
nim    : c1aa18096

PENGERTIAN
Leukemia merupakan penyakit keganasan sel darah yang berasal dari sumsum tulang, ditandai oleh proliferasi sel-sel darah putih dengan manifestasi adanya sel-sel abnormal dalam darah tepi (permono, & ugrasena, 2012). Leukemia limfoblastik akut (lla) adalah penyakit keganasan sel darah yang berasal dari sumsum tulang. Pada lla terjadi ketidakmatangan limfosit atau sel yang memproduksi limfosit b maupun limfosit t. Pada penyakit ini terjadi gangguan dalam pengaturan sel lekosit, yang menyebabkan lekosit dalam darah akan berproliferasi secara tidak teratur dan tidak terkendali sehingga mengakibatkan fungsi lekosit menjadi tidak normal, bahkan dapat menimbulkan dampak yang buruk bagi tubuh karena sel leukemia berinfiltrasi ke dalam organ tubuh. Posisi sel-sel normal pada sumsum tulang akan diambil alih oleh sel-sel leukemia yang akan menyebar pada berbagai bagian ekstramedular, sehingga akan menimbulkan gejala klinis. (permono, & ugrasena, 2012; lanzkowsky, 2011).
FAKTOR PENYEBAB
1.     Kelainan Kromosom,
2.     Paparan Polusi
3.     Paparan Radiasi
4.     Merokok
5.     Obesitas, Dll
FAKTOR GEJALA
Nyeri pada sendi-sendi, perut yang membesar, suhu badan yang sering meningkat dan tidak turun dalam jangka waktu yang cukup lama, terlihat lemas dan capek serta tidak bertenaga dan juga kadar hemoglobin yang rendah
CARA PENGOBATAN
Kemoterapi merupakan salah satu metode pengobatan yang sering digunakan pada penderita leukemia limfoblastik akut (lla) untuk membunuh sel neoplasma. Dilain pihak kemoterapi tidak hanya membuhuh sel-sel leukemia tetapi juga menyerang sel-sel normal. Salah satu contoh efek samping kemoterapi yaitu kerusakan sel mukosa saluran cerna yang menyebabkan diare. Hal ini dapat mengakibatkan terjadinya dehidrasi, hipokalemia dan asidosis yang tidak jarang berakhir dengan syok dan kematian

REFERENSI
1.       Indra, Y,M. 2017. Pengaruh metotreksat terhadap kadar serum glutamic pyruvic transaminase (sgpt) dan serum glutamic oxaloacetic transaminase (sgot) pada anak leukemia limfoblastik akut risiko tinggi fase konsolidasi. Jurnal universitas sebelas maret surakarta.
2.       Komang, t,d. Luh, k,p,a,s. 2016. Gambaran strategi coping anak dengan leukemia limfoblastik akut dalam menjalani terapi pengobatan, Jurnal Psikologi Udayana, Volume 3
3.       Gregorius, f,a. Jeanette, i,ch,manoppo. Max, fj, mantik. 2015. Gambaran Klinis Diare pada Pasien Anak Leukemia Limfoblastik Akut dengan Kemoterapi, jurnal Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado.
4.       W Zeijlemaker1 , A Kelder1 , YJM Oussoren-Brockhoff1 , WJ Scholten1 , AN Snel1 , D Veldhuizen1 , J Cloos1,2, GJ Ossenkoppele1 and GJ Schuurhuis 2015
Julie Russier, Veronica Leon, Marco Orecchioni, Eri Hirata, Patrizia Virdis, Claudio Fozza, Francesco Sgarrella, Gianaurelio Cuniberti, Maurizio Prato, Ester Vazquez, Alberto Bianco, and Lucia G. Delogu, 2017